3D LOOK


Dalam pembuatan komposisi 2 dimensi, ada hal menarik dimana gambar terlihat tidak datar/plain, mempunyai kedalaman dan seolah ada focus kamera yang bermain pada tiap obyeknya. Sebagai contoh, terlihat dibawah ini.

beda-3d&normal-layer

Gambar atas terlihat obyek-obyeknya mempunyai kedalaman dan dimensi, seolah ada kamera yang terfokus pada salah satu obyeknya. Bandingkan dengan gambar bawah, keempat obyek terlihat menempel tanpa dimensi. Bagaimana prosesnya?

Ini yang dinamakan 3d look menggunakan program untuk compositing. Adobe After Effects sebagai contoh program compositing dengan layer based, dengan fasilitas 3d layer nya yang mempunyai kemampuan untuk membuat obyek-obyek terlihat dalam sebuah dimensi ruang.

Ada dua jenis program kompositing yaitu layer based, salah satunya After effects dan node based yang diusung oleh oleh Fusion, lalu keluaran Autodesk (dahulu Discreet) dengan Combustion, Flame, Flint, Inferno dan lain-lain.

Di artikel ini saya akan bahas mengenai kompositing 3d look dengan menggunakan program layer based, yaitu After Effects.Saya belum jelaskan mengenai node based

Kemampuan program layer based ini adalah, tiap obyek dikomposisikan sebagai layer terpisah dalam satu timeline. Juga layer based dengan fasilitas untuk merubah layer menjadi 3d layer. Dan fasilitas kamera, yang bisa digunakan layaknya program 3d animation.

Proses pertama adalah mengambil footage asli yang dimasukkan kedalam timeline. Seperti tampak pada gambar dibawah

ori-obj

Kemudian mengaktifkan layernya menjadi 3d layer. Proses yang sangat simpel dan mudah

3d-button-activated 3d-view

Setelah 3d layer aktif, di layar komposisi bisa dilihat melalui beberapa view untuk mempermudah

Untuk mempermudah gerakan bisa dipakai camera. Fungsi kamera disini sama seperti program 3d animation yang memang membutuhkan kamera untuk menentukan angle

camre-active ae-look

Selanjutnya dalam mengatur pergerakan, dilakukan di timeline. Obyek yang sudah switch ke 3d layer, dimensinya akan bertambah di kolom transform selain X dan Y, yaitu Z axis, baik position maupun rotation.

Selamat mencoba!

Original Written by Gegerblues’09

Sources :

Promo England VS Brazil (ANTV)

After Effects Tutorial

Advertisements